Bupati Anton Tebar 3.000 Bibit Ikan di Lubuk Larangan Kabun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Tradisi Suluk

Bupati Rokan Hulu Anton menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Surau Suluk Al-Muqorrobah, Desa Kabun. Selain menjaga tradisi kearifan lokal, bantuan ini diharapkan mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat sekitar.

Bupati Anton Tebar 3.000 Bibit Ikan di Lubuk Larangan Kabun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Tradisi Suluk
Bupati Rokan Hulu Anton ST MM menabur 3.000 bibit ikan ke sungai larangan area Surau Suluk Al-Muqorrobah, Desa Kabun, Sabtu (7/2/2026) (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA: 

  • Bupati Anton menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan.
  • Tradisi Lubuk Larangan dipadukan dengan kegiatan ibadah Suluk 40 hari menjelang Ramadan.
  • Pemkab Rohul juga menyiapkan lahan BUMDes untuk pertanian sayur sebagai pemasok dapur MBG.

RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Salah satunya melalui penaburan ribuan bibit ikan di kawasan Lubuk Larangan Surau Suluk Al-Muqorrobah, Desa Kabun, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Rokan Hulu Anton yang hadir dalam prosesi penutupan Lubuk Larangan.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyerahkan bantuan sebanyak 3.000 bibit ikan untuk dikelola masyarakat setempat.

Bibit ikan yang ditebar terdiri dari 1.000 ekor ikan emas dan 2.000 ekor ikan patin.

Penaburan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Anton bersama masyarakat di kawasan sungai yang dijaga melalui tradisi Lubuk Larangan.

Momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan persiapan jamaah Surau Suluk Al-Muqorrobah yang akan menjalankan ibadah Suluk selama 40 hari menjelang bulan suci Ramadan.

Tradisi tersebut telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat yang memadukan nilai spiritual, pelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi bersama.

Dalam arahannya, Bupati Anton menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat yang terus menjaga tradisi Lubuk Larangan sebagai bentuk pelestarian lingkungan sekaligus sumber pangan masyarakat.

Ia berharap bantuan bibit ikan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi jamaah surau maupun masyarakat sekitar.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi pelestarian Lubuk Larangan ini. Selain menjaga ekosistem sungai, kegiatan ini merupakan wujud nyata kebersamaan masyarakat. Melalui bantuan bibit ikan ini, kita berharap hasilnya nanti dapat bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi dan ekonomi produktif di lingkungan surau suluk,” ujar Bupati Anton.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Anton turut didampingi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Rohul Zulfikar, Camat Kabun, serta sejumlah kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.

Selain menghadiri prosesi Lubuk Larangan, Bupati juga meninjau lahan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang direncanakan menjadi area pertanian produktif.

Ia mengarahkan agar lahan tersebut dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran yang cepat panen.

Hasil pertanian tersebut diharapkan dapat menjadi pemasok bahan pangan bagi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah Kecamatan Kabun.

Bupati juga mengingatkan para jamaah yang akan menjalankan ibadah Suluk agar menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah tersebut.

Ia berharap penebaran bibit ikan ini menjadi amal jariyah yang kelak dapat dinikmati bersama ketika masa panen Lubuk Larangan tiba. (*)