PPDB Sekolah Garuda 2026 Resmi Dibuka, Sekolah Unggulan Berasrama Gratis Siapkan Calon Pemimpin Bangsa

Kemdiktisaintek resmi meluncurkan PPDB Sekolah Garuda Tahun Ajaran 2026/2027 secara daring. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah menyiapkan SDM unggul melalui sekolah menengah khusus berbasis STEM dengan beasiswa penuh dari negara.

PPDB Sekolah Garuda 2026 Resmi Dibuka, Sekolah Unggulan Berasrama Gratis Siapkan Calon Pemimpin Bangsa
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto. (Sumber: Kemendiktisaintek)

RINGKASAN BERITA:

  • Seluruh siswa Sekolah Garuda dibiayai penuh melalui beasiswa negara.

  • Kurikulum bertaraf internasional untuk menyiapkan talenta sains dan teknologi berdaya saing global.

  • Dibuka di empat provinsi strategis di Indonesia.

RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Garuda Tahun Ajaran 2026/2027.

Peluncuran dilakukan secara daring dan dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, serta diikuti Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia.

Mendiktisaintek menegaskan, peluncuran PPDB Sekolah Garuda merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi kemajuan bangsa.

“Sumber daya manusia unggul adalah kunci keberhasilan pembangunan bangsa. Peluncuran seleksi PPDB Sekolah Garuda ini merupakan fondasi awal untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan Indonesia,” ujar Brian.

Ia menjelaskan, Sekolah Garuda dirancang sebagai ekosistem pendidikan khusus dengan kurikulum bertaraf internasional, fasilitas pembelajaran memadai, serta didukung guru dan tenaga kependidikan terbaik.

Sekolah ini berfokus pada pengembangan talenta unggul di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), sekaligus membentuk karakter, daya pikir kritis, dan wawasan global peserta didik.

“Seluruh siswa Sekolah Garuda akan dibiayai penuh melalui beasiswa negara. Akses pendidikan unggul tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, tetapi oleh potensi, prestasi, dan kerja keras,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek) Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, melaporkan bahwa PPDB Tahun Ajaran 2026/2027 merupakan rekrutmen angkatan pertama Sekolah Garuda.

“Pada tahun ini, kami akan merekrut 640 peserta didik angkatan pertama yang akan menempuh pendidikan di empat Sekolah Garuda baru,” jelas Najib.

Empat Sekolah Garuda tersebut berlokasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), Kabupaten Tanjung Selor (Kalimantan Utara), Kabupaten Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Kabupaten Belitung Timur (Bangka Belitung).

Sementara itu, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT) Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini, menyampaikan bahwa Sekolah Garuda merupakan satuan pendidikan menengah formal di bawah Kemdiktisaintek yang menyelenggarakan pendidikan khusus untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global di bidang sains dan teknologi.

Ia menegaskan, seleksi PPDB Sekolah Garuda dilaksanakan secara adil, terbuka, transparan, akuntabel, dan nondiskriminatif, dengan mempertimbangkan potensi akademik, nonakademik, serta latar belakang sosial-budaya calon peserta didik.

Tahapan seleksi PPDB Sekolah Garuda meliputi pendaftaran dan unggahan dokumen pada Februari 2026, tes potensi akademik dan akademik pada pekan ketiga Maret 2026, wawancara pada akhir Maret 2026, tes kesehatan pada awal April 2026, serta pengumuman hasil seleksi dan orientasi peserta didik pada Mei 2026.

Seluruh informasi resmi terkait mekanisme, jadwal, dan persyaratan seleksi dapat diakses melalui laman smaunggulgaruda.id dan kanal resmi Kemdiktisaintek. (*)