Politeknik Kampar Dampingi UMKM Fiosa Pekanbaru Manfaatkan Limbah Ikan Patin Bernilai Ekonomis
Politeknik Kampar melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di UMKM Fiosa Pekanbaru dengan memberikan pelatihan pemanfaatan limbah fillet ikan patin menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus mendukung pengolahan limbah berkelanjutan.
RINGKASAN BERITA:
-
Dosen dan mahasiswa Politeknik Kampar melaksanakan PkM di UMKM Fiosa Pekanbaru terkait pemanfaatan limbah ikan patin.
-
Limbah pengolahan fillet ikan patin seperti tulang, kepala, kulit, dan jeroan memiliki potensi ekonomi tinggi jika diolah.
-
Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan pelaku UMKM serta mendorong penerapan prinsip zero waste dalam produksi.
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Tim dosen dan mahasiswa Program Studi D3 Teknik Pengolahan Sawit (TPS) Politeknik Kampar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di UMKM Fiosa, Pekanbaru, Senin (19/1/2026).
Program ini difokuskan pada pemanfaatan limbah hasil pengolahan fillet ikan patin agar memiliki nilai tambah sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Prodi D3 TPS Politeknik Kampar, Fatmayati.
Program pengabdian ini merupakan tindak lanjut dari hasil kegiatan pengajaran dan penelitian yang dilakukan para dosen di lingkungan program studi tersebut.
Pelaksanaan PkM diikuti oleh pemilik serta anggota mitra UMKM Fiosa.
Selama ini, mitra usaha tersebut belum memiliki pengetahuan yang memadai terkait pemanfaatan limbah dari proses produksi fillet ikan patin.
Dalam proses pengolahan fillet ikan patin, berbagai jenis limbah dihasilkan seperti tulang, kepala, kulit, jeroan, hingga lemak abdomen.
Jumlah limbah tersebut bahkan dapat mencapai sekitar 20 hingga 60 persen dari total bahan baku yang diolah.
Padahal, limbah tersebut memiliki potensi besar untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomis.
Tulang dan kepala ikan misalnya dapat dijadikan tepung tulang yang kaya kalsium, sementara kulit ikan dapat diolah menjadi gelatin atau kerupuk kulit ikan.
Adapun limbah jeroan dan lemak dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak maupun diolah menjadi minyak ikan dan biofuel.
Melalui kegiatan bertema “Pemanfaatan Limbah Hasil Pengolahan Fillet Ikan Patin di UMKM Fiosa Kota Pekanbaru”, tim dosen dan mahasiswa memberikan pemahaman teknis terkait pengolahan limbah secara berkelanjutan.
Program ini dirancang secara komprehensif melalui transfer ilmu, teknologi, serta inovasi kepada pelaku usaha.
Selain meningkatkan keterampilan mitra, kegiatan tersebut juga mendorong penerapan prinsip zero waste dalam proses produksi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana PkM, Fatmayati, yang menyampaikan apresiasi kepada pihak mitra yang telah bersedia menjadi bagian dari kegiatan pengabdian tersebut.
Sementara itu, pimpinan UMKM Fiosa, Qodri, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan ilmu yang diberikan oleh tim dari Politeknik Kampar terkait pemanfaatan limbah pengolahan ikan patin.
Selama kegiatan berlangsung, para anggota mitra terlihat antusias mengikuti pemaparan materi. Diskusi interaktif juga terjadi antara tim PkM dengan para peserta mengenai berbagai teknik pemanfaatan limbah produksi.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan antara Politeknik Kampar dan UMKM Fiosa, terutama dalam pengembangan teknologi pengolahan limbah hasil perikanan.
Program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran pelaku usaha terhadap pengelolaan limbah yang bernilai tambah dan ramah lingkungan. (*)