30 Bibit Pohon Ditanam Mahasiswa Kukerta Unri di Bantaran Sungai Indragiri

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau bersama Pemerintah Desa Redang menanam 30 bibit pohon di bantaran Sungai Indragiri, Kabupaten Indragiri Hulu. Program ini menjadi upaya pencegahan abrasi sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.

30 Bibit Pohon Ditanam Mahasiswa Kukerta Unri di Bantaran Sungai Indragiri
Mahasiswa Kukerta Unri menanam 30 bibit trembesi dan pulai di bantaran Sungai Indragiri sebagai upaya pencegahan abrasi. (Sumber: Kelompok Kukerta Unri Desa Redang)

RINGKASAN BERITA:

  • Mahasiswa Kukerta Unri menanam 30 bibit trembesi dan pulai di bantaran Sungai Indragiri sebagai upaya pencegahan abrasi.
  • Penanaman dilakukan bersama Pemerintah Desa Redang di titik-titik yang dinilai rawan mengalami pengikisan tanah.
  • Program diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem sungai.

RIAUCERDAS.COM, INDRAGIRI HULU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) bersama Pemerintah Desa Redang melakukan aksi penghijauan dengan menanam 30 bibit pohon di bantaran Sungai Indragiri, Kamis (30/7/2026).

Penanaman difokuskan pada titik-titik yang berpotensi mengalami abrasi sebagai langkah menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kawasan tepi sungai.

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, dan menjadi salah satu program kerja mahasiswa Kukerta dalam bidang pelestarian lingkungan selama masa pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 30 bibit ditanam, terdiri dari 15 bibit trembesi dan 15 bibit pulai.

Kedua jenis tanaman itu dipilih karena memiliki sistem perakaran yang kuat sehingga diharapkan mampu memperkokoh struktur tanah, mengurangi risiko abrasi, serta menjaga keseimbangan ekosistem di sepanjang aliran Sungai Indragiri.

Program penanaman pohon ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan mahasiswa Kukerta Unri yang berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kawasan bantaran sungai melalui penghijauan.

Upaya ini dinilai penting mengingat abrasi dapat menyebabkan terkikisnya tanah di sepanjang tepian sungai yang berpotensi mengganggu lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

Sekretaris Desa Redang, Syahrizan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa Kukerta Unri yang dinilai memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang telah melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di bantaran Sungai Indragiri. Semoga bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat Desa Redang di masa mendatang," ujar Syahrizan.

Ketua Kelompok Kukerta Unri Desa Redang, Ilo Nahampun berharap penanaman bibit pohon ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian bantaran Sungai Indragiri.

Selain berfungsi mengurangi risiko abrasi, pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, seperti menjaga kestabilan tanah, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menciptakan kawasan sungai yang lebih hijau bagi generasi mendatang.

Program tersebut, kata Ilo, menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa Kukerta dengan Pemerintah Desa Redang dalam mendukung pelestarian lingkungan. 

Sinergi itu diharapkan terus berlanjut melalui berbagai kegiatan yang mampu mewujudkan Desa Redang sebagai kawasan yang lebih hijau, lestari, dan tangguh menghadapi tantangan lingkungan. (rls)