Rektor Umri Tekankan Integritas dan Antikorupsi dalam Muhammadiyah
Rektor Umri menekankan pentingnya keikhlasan, semangat maju, dan integritas dalam organisasi Muhammadiyah di Simalungun.
RINGKASAN BERITA:
- Rektor Umri tekankan integritas dan antikorupsi dalam Muhammadiyah
- Dorong tiap cabang punya keunggulan sebagai pusat perubahan
- Kegiatan Syawal jadi momentum penguatan kebersamaan warga.
RIAUCERDAS.COM, SIMALUNGUN - Penguatan integritas organisasi menjadi sorotan dalam kegiatan Silaturahim Syawal 1447 Hijriah yang digelar di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Momentum ini dimanfaatkan untuk mempertegas arah gerakan Muhammadiyah ke depan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Saidul Amin, hadir memberikan tausiah di hadapan ratusan warga Muhammadiyah dalam kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Arqam, Kerasaan.
Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa keikhlasan harus menjadi fondasi utama dalam berorganisasi.
Tanpa niat yang tulus, menurutnya, keterlibatan dalam Muhammadiyah tidak akan memberikan makna.
“Jika Anda masuk ke Muhammadiyah dengan niat untuk mendapatkan sesuatu, yakinlah Anda akan keluar tanpa membawa apa-apa,” kata Saidul.
Selain itu, Saidul Amin juga mendorong pentingnya semangat untuk terus berkembang melalui pemetaan potensi di tingkat cabang.
Setiap Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) diharapkan memiliki fokus unggulan sesuai dengan kekuatan masing-masing.
“misalnya, ada PCM yang unggul di bidang pesantren, ada yang fokus pada PAUD, SD, pusat ekonomi, maupun peternakan. Dengan demikian, setiap cabang memiliki peran sebagai center of change atau pusat perubahan sesuai potensinya masing-masing,” jelasnya.
Isu integritas turut menjadi perhatian utama. Ia mengingatkan perlunya sistem pengawasan yang kuat agar organisasi benar-benar terbebas dari praktik korupsi.
“Harus ada sistem pengawasan yang kuat, ibarat adanya Rakib dan Atid, sehingga Muhammadiyah tidak hanya mengusung slogan antikorupsi, tetapi juga benar-benar terbebas dari praktik tersebut,” ujarnya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Simalungun ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan antusiasme peserta.
Sekretaris PDM Simalungun, Jamal Damanik, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus menghadirkan kajian yang relevan untuk memperkuat wawasan keislaman warga.
“Insyaallah, pada pengajian berikutnya kita akan membahas Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT),” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan pembaruan dalam tubuh Muhammadiyah semakin menguat, sekaligus mendorong peran organisasi sebagai agen perubahan di masyarakat. (*)


