Mahasiswa UIR Borong Juara di Ajang Tari Nasional iForte 2026
Mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP UIR berhasil meraih juara 2 dan 3 dalam iForte National Dance Competition 2026, membuktikan kualitas seni dan kreativitas di tingkat nasional.
RINGKASAN BERITA:
- Mahasiswa UIR meraih juara 2 dan 3 di kompetisi tari nasional iForte 2026.
- Mengusung konsep tari modern bernuansa tradisional.
- Didukung langsung pimpinan kampus selama kompetisi berlangsung.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Riau setelah berhasil meraih dua posisi juara dalam ajang tari nasional iForte National Dance Competition Inspirasi Diri 2026.
Capaian ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa daerah dalam bersaing di panggung nasional.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP UIR yang tergabung dalam Sanggar Tari Selodang mengikuti kompetisi tersebut dengan membentuk tiga tim, yakni Selodang A, B, dan C.
Mereka terdiri dari Ferry Aidil Saputra, Nurul Yasmine Gitawiry, Reffa Nopiana, Keren Mentari Tarta, Aurell Khalishah Shafyna, Muhammad Hafidh Stiawan, Wahyu Trinanda Puteri, Putri Lusiani, Tiara Melvi Shandy, Azahra Yunia Putri, Ficka Maydiora, Sindi, Fauziyah Zahra, Nur Aini Zaskia, dan Widya Rafifah Rylanda.
Sekretaris Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP UIR menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan ajang nasional yang diselenggarakan oleh iForte dan Protelindo Group untuk mewadahi kreativitas tari modern bernuansa tradisional sekaligus meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Indonesia.
Di bawah bimbingan Idawati dan Syefriani, tim Selodang A berhasil meraih juara 2, sementara Selodang B meraih juara 3 dalam kompetisi tersebut.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama, dan Dakwah Islamiah FKIP UIR, Raffly Henjilito, menyebutkan keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan universitas yang turut hadir menyaksikan proses perlombaan.
Dukungan tersebut di antaranya datang dari Rektor UIR, Admiral, serta jajaran pimpinan lainnya yang memberikan semangat langsung kepada mahasiswa selama kompetisi berlangsung.
Menurut Raffly Henjilito, capaian ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. (*)


