Mahasiswa Unilak Lulus Magister Tanpa Tesis, Publikasi Jurnal Scopus Jadi Kunci Kelulusan

Universitas Lancang Kuning mencatat sejarah baru dengan meluluskan mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan melalui jalur non-tesis. Andi Widodo meraih gelar Magister Lingkungan setelah artikel ilmiahnya terbit di jurnal internasional terindeks Scopus Q4 dan Web of Science.

Mahasiswa Unilak Lulus Magister Tanpa Tesis, Publikasi Jurnal Scopus Jadi Kunci Kelulusan
Andi Widodo menjadi lulusan pertama yang meraih gelar Magister Lingkungan (M.Ling) Unilak tanpa melalui jalur tesis. (Sumber: Unilak)

RINGKASAN BERITA:

  • Mahasiswa Unilak Andi Widodo menjadi lulusan pertama Magister Ilmu Lingkungan melalui jalur publikasi tanpa tesis.

  • Artikel ilmiahnya terbit di jurnal internasional Veredas do Direito yang terindeks Scopus Q4 dan Web of Science.

  • Ia menyelesaikan studi magister hanya dalam tiga semester dengan bimbingan dua dosen pembimbing

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Universitas Lancang Kuning (Unilak) mencatat sejarah baru dalam dunia akademik dengan meluluskan mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan melalui jalur non-tesis.

Andi Widodo menjadi lulusan pertama yang meraih gelar Magister Lingkungan (M.Ling) melalui publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional terindeks Scopus.

Artikel ilmiah berjudul “A Cultural Brokerage Approach to Conflict Resolution: Evidence from Indonesian Case Study” karya Andi Widodo berhasil diterbitkan di jurnal Veredas do Direito yang terindeks Scopus Q4 dan Web of Science.

Keberhasilan ini menandai pendekatan baru dalam pendidikan pascasarjana, di mana mahasiswa dapat menyelesaikan studi melalui publikasi ilmiah berkualitas tanpa harus menulis tesis konvensional.

Andi menyelesaikan studinya dalam waktu relatif singkat, yakni tiga semester. Ia memulai proses akademik dengan ujian proposal pada semester kedua, dilanjutkan penelitian lapangan dan penyusunan artikel ilmiah yang kemudian diterima dan dipublikasikan oleh jurnal internasional.

Ia mengakui keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan bimbingan intensif dari para dosennya.

“Peran pembimbing sangat besar, sehingga saya bisa menyelesaikan studi dalam tiga semester dan lulus melalui jalur publikasi ilmiah,” ujar Andi.

Dalam proses penelitian dan publikasi tersebut, Andi dibimbing oleh Dr. M. Rawa El Amady dan Dr. Eno Suwarno.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Unilak, Dr. Ir. Husni Mubarak, ST., M.Sc., CST., menilai capaian ini bukan sekadar keberhasilan individu, tetapi juga menunjukkan komitmen program studi dalam mendorong inovasi pendidikan di tingkat pascasarjana.

Menurutnya, jalur publikasi ilmiah menuntut standar penelitian yang tinggi serta kemampuan bersaing di tingkat internasional.

“Jalur publikasi menuntut kualitas riset yang tinggi, ketelitian, dan daya saing ilmiah pada tingkat internasional. Keberhasilan ini menunjukkan kontribusi nyata Andi Widodo dalam pengembangan ilmu lingkungan dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain,” jelas Husni.

Sementara itu, pembimbing utama Andi, Dr. M. Rawa El Amady, mengaku bangga dapat mengantarkan mahasiswa lulus melalui jalur publikasi ilmiah di jurnal terindeks Scopus.

“Saya ikut bangga karena bisa menghantar mahasiswa lulus melalui jalur jurnal akademis terindeks Scopus. Lebih membahagiakan lagi karena ini adalah pertama kalinya di Magister Ilmu Lingkungan Unilak,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut juga memunculkan diskursus akademik mengenai kemungkinan jalur publikasi ilmiah sebagai alternatif kelulusan mahasiswa pascasarjana.

Di tengah tren global yang menjadikan publikasi sebagai indikator kontribusi akademik, pengalaman Andi Widodo dinilai dapat menjadi contoh sekaligus eksperimen baru dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. (*)