Delapan Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Pemilihan Rektor Unri
Sebanyak delapan bakal calon Rektor Universitas Riau periode 2026-2030 dinyatakan lolos seleksi administrasi. Tahapan berikutnya adalah penyampaian visi-misi, penyaringan, dan pemilihan sebelum memasuki proses lanjutan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
RINGKASAN BERITA:
- Seluruh delapan pendaftar bakal calon Rektor Universitas Riau periode 2026-2030 dinyatakan lolos seleksi administrasi.
- Tujuh kandidat berasal dari internal Unri, sementara satu kandidat berasal dari eksternal kampus.
- Tahapan selanjutnya meliputi pemaparan visi-misi, penyaringan, pemungutan suara, hingga proses lanjutan bersama Kemdiktisaintek.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Kontestasi Pemilihan Rektor Universitas Riau (Unri) periode 2026-2030 memasuki babak baru setelah delapan bakal calon dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Hasil penjaringan bakal calon rektor tersebut diumumkan Panitia Pemilihan Rektor Unri di Rektorat Unri, Rabu (17/6/2026).
Ketua Senat Unri, Prof. Dr. Zulkarnaini, M.Si., menjelaskan bahwa penjaringan bakal calon rektor merupakan tahapan keempat dari delapan tahapan yang telah disusun dalam proses pemilihan pimpinan universitas tersebut.
“Tahapan ini merupakan bagian dari tahapan Pemilihan Rektor Universitas Riau yang telah berjalan sejak proses sosialisasi, pendaftaran, hingga seleksi administrasi bakal calon rektor,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unri, Dr. M. Rasuli, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA, menyampaikan bahwa seluruh proses yang telah berlangsung dijalankan sesuai prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, profesionalisme, dan integritas.
Menurutnya, terdapat delapan pendaftar yang mengikuti proses pencalonan rektor dan seluruhnya berhasil lolos seleksi administrasi.
“Dari 8 orang pendaftar, semuanya dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagai Bakal Calon Rektor Unri. Tahapan berikutnya adalah Penyaringan dan Pemilihan melalui penyampaian visi, misi, dan program kerja para calon rektor, pemungutan suara sesuai mekanisme berlaku, serta proses lanjutan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” terangnya.
Dari delapan bakal calon tersebut, tujuh berasal dari lingkungan internal Unri dan satu kandidat berasal dari luar kampus.
Tujuh bakal calon dari internal Unri yakni Prof. Dr. Ahmad Fadli, S.T., M.T., Ph.D. dari Fakultas Teknik, Prof. Dr. Elfizar, S.Si., M.Kom. dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Prof. Dr. Firdaus, S.H., M.H. dari Fakultas Hukum, Prof. Dr. Iwantono, M.Phil. dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Lalu, Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si. dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H. dari Fakultas Hukum, serta Prof. Dr. Nofrizal, S.Pi., M.Si. dari Fakultas Perikanan dan Kelautan.
Sementara satu bakal calon dari eksternal Unri adalah Aldrin Herwany yang berasal dari LLDIKTI Wilayah III dan Perbanas Institute.
Setelah tahap penjaringan selesai, para bakal calon akan mengikuti proses penyaringan dan pemilihan melalui pemaparan visi, misi, serta program kerja yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan calon rektor berikutnya.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Rasuli mengajak seluruh sivitas akademika Unri untuk menjaga suasana kampus tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik serta mendapat dukungan dari seluruh elemen kampus demi mewujudkan pemilihan rektor yang demokratis, kredibel, dan berintegritas. (*)