Usai Bimtek ASWAKADA 2026, Wabup Rohul Tegaskan Komitmen Perkuat Kolaborasi Kepemimpinan Daerah
Wakil Bupati Rokan Hulu Syafaruddin Poti menegaskan komitmen pemerintah daerah memperkuat sinergi antara kepala daerah dan wakil kepala daerah setelah mengikuti Bimbingan Teknis ASWAKADA 2026 di Batam.
RINGKASAN BERITA:
- Pemkab Rokan Hulu menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi kepala daerah dan wakil kepala daerah usai Bimtek ASWAKADA 2026.
- Wabup Syafaruddin Poti berharap ASWAKADA menjadi wadah memperkuat sinergi antardaerah dan dengan pemerintah pusat.
- Syafaruddin Poti, yang menjabat Wakil Ketua Umum I ASWAKADA, menilai hasil bimtek menjadi bekal meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pemerintahan di Rokan Hulu.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi antara kepala daerah dan wakil kepala daerah guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan pembangunan.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Rohul Syafaruddin Poti usai mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) 2026 yang berlangsung di Batam pada 22–24 Juli 2026.
Syafaruddin Poti mengatakan sinergi yang kuat dalam kepemimpinan daerah menjadi salah satu kunci agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan sesuai sasaran serta memberi manfaat bagi masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagai satu kesatuan kepemimpinan. Dengan sinergi yang baik, setiap kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," terangnya, Kamis (23/7/2026).
Selain memperkuat kolaborasi di tingkat daerah, Syafaruddin Poti berharap kegiatan ASWAKADA 2026 juga mampu meningkatkan sinergi antarpemerintah daerah maupun dengan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pelaksanaan program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
"Semoga sinergi makin kuat dalam pembangunan prioritas di daerah. Baik itu antar daerah juga dengan pusat ya," papar Syafaruddin Poti.
Ia juga berharap komunikasi antarsesama wakil kepala daerah semakin erat sehingga pertukaran gagasan dan inovasi dapat terus berkembang sebagai upaya bersama memajukan daerah masing-masing.
Menurutnya, materi serta hasil diskusi yang diperoleh selama bimbingan teknis menjadi bekal untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Rohul, terutama dalam meningkatkan akuntabilitas, responsivitas, dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Bimtek ASWAKADA 2026 merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang telah dilaksanakan pada Februari lalu. Kegiatan tersebut mengusung tema "Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Sinergi Wakil Kepala Daerah untuk Indonesia yang Harmonis dan Berkemajuan."
Dalam organisasi ASWAKADA, Syafaruddin Poti menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I yang memiliki peran dalam menyuarakan berbagai aspirasi dari daerah.
Bimbingan teknis tersebut dihadiri Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri yang mewakili Menteri Dalam Negeri, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dr. Dede Yusuf, serta ratusan wakil bupati dan wakil wali kota dari berbagai daerah di Indonesia. (adv)