Puskesmas Sempat Tutup Saat Jam Kerja, Bupati Rohul Instruksikan Perbaikan Total Layanan Kesehatan

Bupati Rokan Hulu menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan setelah menemukan puskesmas tutup saat jam kerja, serta meminta tenaga medis melayani dengan tulus.

Puskesmas Sempat Tutup Saat Jam Kerja, Bupati Rohul Instruksikan Perbaikan Total Layanan Kesehatan
Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM. (Sumber : Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA: 

  • Temuan puskesmas tutup saat jam kerja picu evaluasi layanan kesehatan
  • Bupati tekankan pelayanan tulus dan sikap ramah tenaga medis
  • Dinkes Rohul siap lakukan pembenahan di RSUD dan puskesmas.

RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Temuan puskesmas yang tutup saat jam pelayanan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), hingga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut.

Bupati Rohul, Anton, secara tegas meminta seluruh tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam memberikan layanan yang tulus kepada masyarakat.

"Layanilah Masyarakat dengan Bagus. Layanilah betul masyarakat itu dengan tulus," kata Bupati Anton saat bertemu Kepala Dinas Kesehatan Rohul, Bambang Triono, Selasa (7/4/2026).

Instruksi tersebut muncul setelah Bupati menemukan Puskesmas Rokan IV Koto II dalam kondisi tutup meski masih dalam jam kerja.

Sejak kejadian itu, ia mengaku terus memantau langsung kondisi pelayanan kesehatan di lapangan.

Menurut Anton, sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang harus diberikan secara maksimal kepada masyarakat.

Ia menekankan pentingnya sikap melayani yang tercermin dari perilaku tenaga medis.

"Saya mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik, dengan hati yang tulus," kata dia.

Selain itu, ia juga mengingatkan tenaga kesehatan, khususnya perawat, untuk membangun komunikasi yang baik dengan pasien dan keluarga.

Hal sederhana seperti senyum, sapa, dan salam dinilai memiliki dampak besar terhadap kenyamanan pasien.

"Perawat bisa tanya apa sakitnya ibu? Apa sakitnya pak? Hak-hak kecil seperti itu sangat berarti bagi pasien dan keluarga," ungkapnya.

Bupati menilai sikap ramah dan empati akan memberikan semangat bagi pasien dalam menjalani proses penyembuhan.

"Sikap yang santun, dan semangat pengabdian yang tinggi. Karena keramahan adalah bagian penting dari pelayanan yang berkualitas," katanya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Rohul, Bambang Triono, memastikan pihaknya akan melakukan pembenahan layanan di seluruh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas.

"Pak Bupati Anton menekankan skala pelayanan kesehatan. Kita akan terus perbaiki sehingga pelayanan kesehatan baik itu di RSUD maupun Puskesmas menjadi bagus," kata Bambang.

Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Rohul secara menyeluruh. (*)