Mahasiswa Kukerta Unri Kenalkan Rocket Stove, Solusi Pembakaran Sampah Minim Asap untuk Warga
Mahasiswa Kukerta Universitas Riau memperkenalkan Rocket Stove sebagai alternatif pembakaran sampah rumah tangga yang lebih efisien dan minim asap. Inovasi ini diharapkan dapat membantu mengurangi pencemaran udara sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
RINGKASAN BERITA:
- Mahasiswa Kukerta Unri memperkenalkan Rocket Stove sebagai solusi pembakaran sampah rumah tangga yang lebih efisien dan minim asap.
- Warga mendapat pelatihan mulai dari pembuatan, penggunaan, hingga perawatan Rocket Stove agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
- Inovasi ini diharapkan membantu mengurangi pencemaran udara sekaligus membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
RIAUCERDAS.COM, ROKAN HULU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) menghadirkan inovasi pengelolaan sampah rumah tangga dengan memperkenalkan Rocket Stove, teknologi pembakaran minim asap yang ditujukan untuk membantu masyarakat mengurangi pencemaran udara akibat pembakaran sampah secara terbuka.
Program yang dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) itu menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mendorong penerapan teknologi sederhana yang lebih ramah lingkungan di tengah masyarakat Desa Lubuk Betung, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan.
Setelah itu, mahasiswa memberikan demonstrasi penggunaan Rocket Stove sekaligus menjelaskan proses pembuatan, cara pengoperasian, hingga perawatan alat agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga.
Program ini dilatarbelakangi masih banyaknya praktik pembakaran sampah rumah tangga secara terbuka yang menghasilkan asap tebal dan berpotensi mengganggu kesehatan serta kenyamanan masyarakat.
Melalui sistem aliran udara yang dirancang lebih optimal, Rocket Stove mampu menghasilkan panas tinggi dengan emisi asap yang lebih rendah dibandingkan metode pembakaran konvensional.
Ketua Kelompok Kukerta, Muhammad Arkan Maulana, mengatakan program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sekaligus menawarkan alternatif pembakaran yang lebih aman dan efisien.
"Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah sekaligus memberikan alternatif yang lebih aman dan efisien dalam mengurangi volume sampah rumah tangga," kata dia.
Menurutnya, selain membantu mengurangi pencemaran udara akibat asap pembakaran, Rocket Stove juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber panas untuk berbagai kebutuhan sederhana masyarakat.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai memberikan pengetahuan baru yang mudah diterapkan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Mahasiswa Kukerta Unri berharap pemanfaatan Rocket Stove dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih bersih, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga maupun desa.
Melalui inovasi tepat guna ini, mahasiswa Universitas Riau juga menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program yang mendukung pelestarian lingkungan dan pengurangan dampak pencemaran udara. (rls)