Gala Siswa Indonesia Raih PSSI Award 2026, Program Pembinaan Sepak Bola Pelajar Terbaik Nasional
Kemendikdasmen meraih PSSI Award 2026 lewat program Gala Siswa Indonesia (GSI) yang dinilai sukses membina talenta sepak bola pelajar dari seluruh provinsi di Indonesia.
RINGKASAN BERITA:
- Gala Siswa Indonesia dinobatkan sebagai program pembinaan sepak bola terbaik 2026
- Menjangkau pelajar SMP dari 38 provinsi dengan sistem seleksi berjenjang
- Didukung pelatih profesional dan berpotensi melahirkan pemain kelas dunia.
RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Program pembinaan sepak bola pelajar melalui Gala Siswa Indonesia (GSI) berhasil mencuri perhatian nasional setelah dinobatkan sebagai program pengembangan terbaik oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Penghargaan ini menegaskan peran sekolah sebagai basis utama lahirnya talenta sepak bola masa depan Indonesia.
Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, program GSI meraih PSSI Award 2026 dalam kategori Football Development Program of The Year.
Penghargaan ini diberikan oleh PSSI atas keberhasilan GSI dalam menjangkau pembinaan pemain muda tingkat SMP dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Program ini dinilai memiliki sistem pembinaan yang terstruktur, melibatkan pelatih profesional, serta berkelanjutan dalam menjaring dan mengembangkan talenta sepak bola usia dini.
Penilaian juga mempertimbangkan dampak program serta potensi pengembangan jangka panjang bagi sepak bola nasional.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut.
“Terima kasih juga atas dukungan para kepala sekolah dan insan pendidikan yang terus berkomitmen untuk melahirkan generasi Indonesia yang hebat, generasi yang berprestasi, khususnya dalam bidang sepak bola. Semoga kami bisa terus berbuat yang terbaik dan bersinergi untuk melahirkan pemain-pemain sepak bola top dunia dari tanah air kita Indonesia,” ungkapnya di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan kepada pihak yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sepak bola nasional.
“Penghargaan ini bukan semata tentang siapa yang terbaik, tapi juga tentang siapa yang memberikan dampak, menginspirasi, dan terus mendorong sepak bola Indonesia agar melangkah lebih maju,” ujarnya.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari kapten Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, yang turut memberikan ucapan selamat atas capaian tersebut.
“Selamat untuk Kemendikdasmen atas penghargannya dan semoga GSI terus sukses ke depannya,” ucapnya.
Sebagai ajang pencarian bakat, GSI diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
Sistem ini dirancang untuk memberikan kesempatan yang merata bagi pelajar di seluruh Indonesia agar dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Dengan capaian ini, GSI dinilai semakin memperkuat fondasi pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia, sekaligus membuka peluang lahirnya pemain-pemain potensial yang mampu bersaing di level internasional. (*)


