DLHK dan BEM Unri Bersihkan Anak Sungai di Sail,

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (BEM Unri) menggelar gotong royong membersihkan anak sungai di Kecamatan Sail yang dipenuhi sampah. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-242 Kota Pekanbaru sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

DLHK dan BEM Unri Bersihkan Anak Sungai di Sail,
Bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pekanbaru bersihkan Sungai Sail dari sampah. (Sumber: pekanbaru.go.id)

RINGKASAN BERITA:

  • DLHK Pekanbaru dan BEM Unri membersihkan anak sungai di Kecamatan Sail yang dipenuhi sampah.
  • Sampah yang diangkut meliputi plastik, kabel bekas, kayu, ranting, dan dahan pohon.
  • Aksi gotong royong menjadi bagian dari peringatan HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan kampanye menjaga kebersihan lingkungan.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-242 Kota Pekanbaru.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (Unri) turun langsung membersihkan anak sungai di Kecamatan Sail yang dipenuhi berbagai jenis sampah, Senin (15/6/2026).

Kegiatan gotong royong dipusatkan di sekitar jembatan yang berada tidak jauh dari Rumah Sakit PMC.

Aksi bersih-bersih tersebut turut dihadiri Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra.

Dalam kegiatan itu, peserta menyusuri aliran sungai untuk mengangkat sampah yang menumpuk di bawah jembatan dan sepanjang bantaran sungai.

Berbagai jenis sampah ditemukan, mulai dari plastik, kabel bekas, kayu, ranting, hingga dahan pohon.

"Berbagai macam sampah kita jumpai di bawah jembatan. Seperti kabel, kayu-kayu dan ranting kayu serta dahan kayu dan ada juga sampah plastik," kata Reza.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kebersihan kota.

Reza mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan agar terbebas dari sampah.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Pekanbaru yang bersih dan nyaman.

"Goro yang kita laksanakan hari ini bersama BEM UNRI, untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, khususnya hari ini di Kecamatan Sail. Mari sama-sama kita jaga lingkungan kita, dan kita bersama-sama berkolaborAksi untuk menjaga kebersihan Kota Pekanbaru," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa gotong royong memiliki makna lebih luas daripada sekadar membersihkan lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap daerah.

Gotong royong, tuturnya, bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah.

"Semoga semangat adek-adek Mahasiswa BEM UNRI dalam kegiatan ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan," ujar Reza.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT Pekanbaru ke-242 yang mengedepankan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. (*)