Banjir Rohul Putus Jembatan, Bupati Anton Langsung Turun ke Lapangan
Banjir bandang di Rokan Hulu merusak akses jembatan, namun pemerintah daerah bergerak cepat membangun jalur darurat dan menyalurkan bantuan.
RINGKASAN BERITA:
- Banjir bandang merusak akses jembatan di Desa Cipang Kiri Hulu
- Pemkab Rohul bangun jembatan darurat dari batang kelapa
- Bupati turun langsung dan salurkan bantuan ke warga terdampak.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Banjir bandang yang melanda Dusun Sei Kijang, Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Rokan Hulu, menyebabkan kerusakan infrastruktur vital. Salah satu dampak terparah adalah terputusnya akses jembatan yang sempat menghambat mobilitas warga.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat dini hari itu merendam sekitar 30 rumah warga. Meski air telah surut saat siang hari, aktivitas masyarakat masih terganggu akibat kerusakan akses jalan menuju jembatan.
Bupati Rokan Hulu, Anton, langsung turun ke lokasi beberapa jam setelah menerima laporan. Ia meninjau kondisi wilayah terdampak sekaligus memastikan penanganan berjalan cepat.
Selain rumah warga, banjir juga menggerus tanah di sekitar pondasi jembatan hingga hampir putus. Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak dapat melintas untuk sementara waktu.
"Kita berharap aktifitas masyarakat Desa Cipang Kiri Hulu segera pulih dan mobilitas warga tetap lancar agar karena banjir ekonomi desa tetap terjaga," pinta bupati.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Anton juga memeriksa langsung kondisi jembatan dan menyusuri desa untuk melihat dampak banjir secara menyeluruh. Ia kemudian menginstruksikan percepatan perbaikan oleh dinas terkait.
Sebagai langkah darurat, pemerintah daerah melalui Dinas PUPR membangun jembatan sementara agar akses warga kembali normal. Plt Kepala Dinas PUPR Rohul, Zulfikri, memastikan jalur tersebut sudah dapat digunakan.
"Sudah kita buat jembatan darurat. Sudah bisa dilewati," kata Zulfikri.
Ia menjelaskan kerusakan utama terjadi pada bagian timbunan tanah menuju jembatan, sementara struktur utama jembatan masih aman.
"Kalau struktur jembatan ngak rusak. Hanya putus itu tanah timbunan yang mau masuk ke jembatan. Itu yang rusak," terangnya.
Jembatan darurat yang dibangun dari batang kelapa kini menjadi akses sementara bagi warga, termasuk kendaraan roda empat. Pemerintah memastikan perbaikan permanen akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
Selain penanganan infrastruktur, bantuan logistik juga disalurkan kepada warga terdampak melalui Dinas Sosial setempat.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, pemerintah daerah tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di wilayah rawan banjir. (*)


