Kampar dan Pemprov Riau Perkuat Sinergi Pajak dan Ekonomi Desa Lewat Data Tunggakan
Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Provinsi Riau memperkuat kerja sama dalam optimalisasi pendapatan daerah dan penguatan ekonomi desa. Hal ini ditandai dengan penyerahan data wajib pajak bertunggakan serta peninjauan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kampar.
RINGKASAN BERITA :
- Pemprov Riau dan Pemkab Kampar saling menyerahkan data wajib pajak bertunggakan sebagai langkah penguatan optimalisasi PAD.
- Kunjungan kerja juga meninjau Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa dan UMKM.
- Sinergi dua level pemerintahan difokuskan pada penguatan fiskal daerah sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Upaya memperkuat fondasi fiskal daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat desa menjadi fokus utama kunjungan kerja Plt Gubernur Riau SF Hariyanto ke Kabupaten Kampar, Kamis (11/6/2026).
Dalam agenda tersebut, dilakukan penyerahan data wajib pajak yang masih memiliki tunggakan tahun 2025 serta peninjauan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah Kampar.
Kegiatan yang berlangsung bersama Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT itu menjadi bagian dari sinergi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar secara simbolis menyerahkan data wajib pajak yang masih menunggak kepada Pemerintah Provinsi Riau sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
Ahmad Yuzar menegaskan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan membutuhkan kolaborasi lintas pemerintah.
Menurutnya, pajak memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
Pajak yang dibayarkan masyarakat, tambahnya, akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan dan berbagai program kesejahteraan lainnya.
"Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak,” ungkap Ahmad Yuzar.
Sementara itu, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto juga menyerahkan data penunggakan wajib pajak kepada Bupati Kampar sebagai bagian dari mekanisme penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Kampar dalam upaya meningkatkan penerimaan daerah.
Menurutnya, optimalisasi penerimaan pajak menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Dengan meningkatnya penerimaan daerah, maka berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat terlaksana dengan lebih optimal,” kata SF Hariyanto.
Usai agenda fiskal tersebut, rombongan melanjutkan peninjauan ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Langgini.
Kegiatan ini difokuskan untuk melihat langsung perkembangan koperasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat desa.
Koperasi Merah Putih dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Program ini juga menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi berbasis komunitas yang diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal di Kabupaten Kampar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar, camat, kepala desa, pengurus koperasi, serta tokoh masyarakat setempat.
Melalui kombinasi penguatan sistem perpajakan dan pemberdayaan koperasi desa, Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah dari tingkat desa hingga kabupaten. (Adv)