Viral Video Pesta Waria di THM, Pemuda Muhammadiyah Pekanbaru Dorong Beri Sanksi Tegas
Beredarnya video yang diduga menampilkan pesta waria di sebuah tempat hiburan malam memicu respons cepat aparat gabungan dan Pemerintah Kota Pekanbaru. Menjelang Ramadhan, penertiban dan pengawasan THM ditegaskan akan diperketat demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
RINGKASAN BERITA:
- Aparat gabungan menyambangi New Paragon KTV usai beredarnya video pesta waria.
- Pemuda Muhammadiyah mendorong penutupan permanen THM yang dinilai melanggar norma.
- Pemko Pekanbaru menegaskan langkah pencegahan penyakit masyarakat dan evaluasi menyeluruh THM.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru bersama aparat gabungan meningkatkan pengawasan terhadap tempat hiburan malam menyusul munculnya video viral yang memicu keresahan publik.
Salah satu lokasi yang disambangi aparat adalah New Paragon KTV pada Sabtu (31/1/2026) dini hari.
Langkah tersebut dilakukan setelah beredar luas rekaman video di media sosial yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta waria di tempat hiburan malam tersebut.
Video itu menuai reaksi masyarakat dan mendorong aparat melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Respons terhadap peristiwa tersebut juga datang dari Pemuda Muhammadiyah Kota Pekanbaru. Ketua Pemuda Muhammadiyah, Muhammad Untung Surapati, menilai kejadian itu mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam di ibu kota Provinsi Riau.
Ia meminta Pemerintah Kota Pekanbaru dan kepolisian bertindak tegas terhadap THM yang diduga menjadi lokasi aktivitas yang bertentangan dengan norma dan aturan yang berlaku.
Untung bahkan mendorong agar sanksi tegas, termasuk penutupan permanen, dipertimbangkan jika dugaan pelanggaran terbukti.
Menurutnya, langkah cepat diperlukan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi masalah sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.
Apalagi, Kota Pekanbaru akan segera memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah pada Februari 2026.
Untung menekankan bahwa suasana Ramadhan perlu dijaga dengan menciptakan lingkungan yang kondusif serta menghormati nilai-nilai keagamaan dan budaya masyarakat Melayu yang religius.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap penertiban dan evaluasi menyeluruh seluruh tempat hiburan malam di Pekanbaru.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, turut turun langsung melakukan inspeksi mendadak bersama tim gabungan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lokasi merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit masyarakat.
Markarius menyebut pihak kepolisian telah mengambil langkah awal terkait dugaan pesta waria tersebut.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi aktivitas serupa maupun kegiatan asusila di tempat hiburan malam ke depannya.
Selain penindakan, Pemerintah Kota Pekanbaru juga akan melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha hiburan malam.
Terkait kemungkinan pelanggaran hukum, Markarius menegaskan bahwa hal tersebut masih akan ditelusuri lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. (*)