Pemkab Siak Tetap Buka Open House Lebaran 2026, Tapi Hanya Hari Pertama
Pemkab Siak membuka rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati untuk silaturahmi masyarakat pada hari pertama Idul Fitri 2026, dengan konsep sederhana sesuai imbauan pemerintah pusat.
RINGKASAN BERITA:
- Open house Bupati dan Wakil Bupati Siak hanya digelar pada hari pertama Lebaran.
- Kebijakan disesuaikan dengan imbauan Mendagri untuk mengurangi kegiatan seremonial.
- Pelayanan publik tetap berjalan dengan OPD dan camat diminta siaga.
RIAUCERDAS.COM, SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak tetap membuka tradisi silaturahmi Idulfitri dengan masyarakat, namun dengan pembatasan waktu hanya pada hari pertama Lebaran 2026.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap imbauan pemerintah pusat sekaligus menjaga kearifan lokal.
Sekretaris Daerah Siak, Mahadar, mengatakan rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati akan tetap terbuka bagi masyarakat pada Sabtu, 21 Maret 2026.
"Rumah rakyat tetap dibuka selama satu hari untuk menerima masyarakat Siak yang ingin bersilahturahmi hari raya dengan Bupati dan Wakil Bupati. Semua kita lakukan sederhana sesuai arahan," ujarnya, Jumat (19/3/2026).
Menurutnya, kebijakan ini bertujuan untuk tetap menghormati tradisi masyarakat Siak yang telah lama menjadikan momen Lebaran sebagai ajang silaturahmi langsung dengan pimpinan daerah.
Pada hari kedua Idulfitri, Bupati Siak Afni dijadwalkan menerima masyarakat di kediaman orang tuanya di Kampung Rempak.
Sementara Wakil Bupati Syamsurizal akan berada di wilayah Sungai Apit.
Selain itu, pimpinan daerah juga memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama masa libur Lebaran.
Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat diminta tetap siaga menjalankan tugasnya.
"Sambil nanti berkeliling memastikan semua pelayanan publik tetap berjalan baik," tegas Mahadar.
Kebijakan ini juga selaras dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mengimbau pemerintah daerah mengurangi kegiatan seremonial seperti open house dan halalbihalal.
Dalam edaran tersebut, pemerintah daerah diminta lebih memprioritaskan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, seperti bantuan sosial dan kegiatan produktif lainnya, mengingat masih adanya bencana alam di sejumlah wilayah serta dinamika global yang perlu diantisipasi.
Dengan konsep sederhana dan terbatas, Pemkab Siak berharap tradisi silaturahmi tetap terjaga tanpa mengabaikan efisiensi serta kepentingan masyarakat luas. (*)


