Outbound hingga Off-Road, Umri Gembleng Tendik Perkuat Layanan Prima dan Kekompakan Tim
Universitas Muhammadiyah Riau menggelar Employed Gathering selama dua hari di Harau, Sumatera Barat, dengan konsep outbound hingga off-road untuk memperkuat kerja sama tim dan meningkatkan kualitas pelayanan tenaga kependidikan.
RINGKASAN BERITA:
- Umri menggabungkan outbound dan off-road sebagai metode pelatihan layanan prima.
- Kegiatan menekankan pentingnya kekompakan tim untuk meningkatkan kualitas pelayanan kampus.
- Peserta mendapatkan penguatan kompetensi sekaligus nilai keislaman dalam satu program terpadu.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pendekatan pelatihan berbasis aktivitas lapangan seperti outbound dan off-road menjadi strategi Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dalam meningkatkan kualitas pelayanan tenaga kependidikan.
Melalui kegiatan Employed Gathering, kampus ini menekankan pentingnya kekompakan tim sebagai fondasi layanan prima di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (10–11 April 2026), di El Nur Cliff Resort, Pilubang, Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan Service Excellent bagi seluruh tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan Umri.
Dengan konsep “Seru dan Santai”, kegiatan dirancang tidak hanya berisi materi, tetapi juga praktik langsung melalui outbound dan fun games.
Fokus utamanya adalah pembentukan karakter serta penguatan kerja sama tim lintas unit kerja.
Wakil Rektor II Umri, Dr H Baidarus, MM MAg., secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, ia menegaskan peran strategis tenaga kependidikan dalam mendukung kemajuan universitas, khususnya dalam aspek pelayanan.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti dengan saksama, penuh keikhlasan, serta rasa tanggung jawab. Pasang niat yang baik agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar dan sukses, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan Umri,” kata dia.
Seluruh rangkaian aktivitas dipandu oleh instruktur dari El Nur Cliff Adventure Resort.
Perwakilan tim instruktur, Muhammad Yahdi, menyampaikan bahwa pelatihan lapangan tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga menekankan aspek komunikasi, sikap, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun tim yang solid sebagai kunci terciptanya layanan berkualitas.
Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan rasa saling percaya dan kesamaan visi di antara peserta.
Ketua panitia, Raja Suci Herliza, MM., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi juga sarana strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kebersamaan tenaga kependidikan.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai wadah untuk mempererat silaturahim sekaligus meningkatkan kompetensi dan kekompakan tenaga kependidikan. Harapannya, melalui kegiatan ini di kampus ini nantinya terbangun tim yang solid, profesional, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan Umri,” ujarnya.
Dari sisi peserta, kegiatan ini mendapat respons positif. M. Anwar Siregar mengaku memperoleh pengalaman berharga yang memperkuat kebersamaan dan semangat kerja.
“Kegiatan ini sangat berkesan dan memberikan pengalaman berharga bagi kami. Melalui berbagai aktivitas yang dilakukan, kami menjadi lebih kompak, saling mengenal, dan memahami pentingnya kerja sama tim dalam memberikan pelayanan terbaik di lingkungan Umri,” kata Anwar.
Selain outbound dan permainan tim, kegiatan juga diisi dengan off-road adventure, malam keakraban, serta aktivitas keagamaan seperti salat berjamaah, kultum, dan qiyamul lail.
Kombinasi ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan pelayanan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Melalui kegiatan ini, Umri berharap tenaga kependidikan mampu menerapkan prinsip pelayanan prima dalam aktivitas sehari-hari.
Sinergi yang terbentuk diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan kampus dan memberikan dampak positif bagi civitas akademika maupun masyarakat. (*)


