JPO Sudirman Pekanbaru Disulap Jadi Spot Instagramable

Revitalisasi JPO di Jalan Sudirman Pekanbaru menghadirkan konsep Melayu modern dengan pencahayaan estetik, ditargetkan jadi ikon baru kota.

JPO Sudirman Pekanbaru Disulap Jadi Spot Instagramable
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho bersama Ketua TP PKK Pekanbaru, Sulastri Agung meninjau pengerjaan Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (16/4/2026). (Sumber: Pekanbaru.go.id)

RINGKASAN BERITA: 

  • JPO Sudirman diubah jadi spot ikonik bernuansa Melayu modern
  • Dilengkapi pencahayaan estetik dan panorama kota dari atas
  • Tetap mempertahankan nilai sejarah peninggalan Caltex.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman tidak hanya berfokus pada fungsi, tetapi juga diarahkan menjadi ikon wisata baru di Pekanbaru.

Pemerintah kota mengusung konsep estetika bernuansa Melayu untuk menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, meninjau langsung progres revitalisasi JPO yang berada di depan Sukaramai Trade Center, Kamis (16/4/2026).

Peninjauan dilakukan bersama Ketua TP PKK Kota Pekanbaru, Sulastri Agung.

Menurut Agung, JPO yang merupakan peninggalan era Caltex ini akan dipertahankan nilai historisnya, namun diperbarui dengan sentuhan desain modern.

"Kita perbarui dengan konsep yang ada seni Melayunya, dengan tidak menghilangkan kenangan dari JPO ini sendiri," kata Agung.

Ia menjelaskan, selain ornamen khas Melayu, JPO juga akan dilengkapi pencahayaan modern yang dirancang untuk menciptakan suasana menarik, terutama pada malam hari.

Dari bagian atas JPO, masyarakat nantinya dapat menikmati pemandangan kota, termasuk panorama Jembatan Siak IV yang berada di sekitarnya.

"Sehingga pandangan kita dari atas ini melihat ke mana saja enak. Jadi ini menjadi spot-spot foto yang menarik yang viral untuk anak muda, tidak hanya masyarakat Pekanbaru, tapi masyarakat di Riau," tutur Agung.

Revitalisasi dilakukan karena kondisi JPO yang mulai mengalami kerusakan, seperti lantai yang keropos akibat usia bangunan.

Perbaikan mencakup penggantian bagian yang rusak sekaligus peningkatan aspek keamanan dan kenyamanan.

Dengan konsep baru yang lebih modern dan estetis, JPO ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyeberangan, tetapi juga menjadi daya tarik visual dan ruang publik yang representatif bagi warga. (*)