UIR Gandeng Kampus Amerika, Kupas Tantangan Gen Z dan Perkuat Jejaring Global

Universitas Islam Riau memperkuat langkah menuju visi kampus berkelas dunia dengan menjalin kolaborasi internasional bersama The Chicago School Amerika Serikat. Kerja sama diwujudkan melalui kuliah umum internasional yang membahas tantangan perilaku Generasi Z dari perspektif Indonesia dan Amerika. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya internasionalisasi kampus melalui kolaborasi akademik, riset, dan pengabdian masyarakat..

UIR Gandeng Kampus Amerika, Kupas Tantangan Gen Z dan Perkuat Jejaring Global
Kampus Universitas Islam Riau. (Sumber: UIR)

RINGKASAN BERITA:

  • UIR menggandeng The Chicago School AS sebagai bagian dari percepatan visi kampus berkelas dunia 2041.
  • Kuliah umum mengulas tantangan perilaku Generasi Z dalam konteks Indonesia dan Amerika.
  •  Kerja sama diperkuat melalui penandatanganan Implementation of Agreement lintas program studi.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Upaya menuju kampus berkelas dunia terus digencarkan Universitas Islam Riau (UIR). Kali ini, kampus tersebut memperluas kolaborasi internasional dengan menggandeng institusi pendidikan tinggi asal Amerika Serikat, The Chicago School, melalui kuliah umum bertaraf global.

Kegiatan bertajuk Behavior Challenges in Gen Z: Indonesian and American Context digelar di Auditorium lantai IV Gedung Rektorat UIR, Selasa (24/2/2026).

Forum ini menghadirkan narasumber internasional Sarah Dunkel Jackson, PhD., BCBA-D, LBA, didampingi akademisi UIR serta moderator dari Badan Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI).

Rektor UIR, Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat realisasi visi UIR 2041 sebagai universitas Islam berkelas dunia berbasis iman dan takwa.

Menurutnya, kolaborasi global tidak hanya berhenti pada kuliah umum, tetapi juga membuka peluang riset bersama dan pengabdian kepada masyarakat lintas negara.

“Menjadi hal baru bagi kita untuk membuka jalinan kerjasama, tidak hanya kuliah umum namun juga kegiatan lain seperti penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, seperti yang telah UIR lakukan bersama Perguruan Tinggi lain khususnya kawasan Asia dan Eropa,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak menetapkan visi baru pada 2021, UIR terus memperluas jaringan internasional agar mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang lebih luas.

Kegiatan seperti kuliah umum ini dinilai mampu menghadirkan perspektif global yang tidak selalu didapat di ruang kelas.

“Hari ini tentu mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan dan memperoleh wawasan baru, karena proses pembelajaran tidak hanya didapat di ruang kelas namun juga melalui kegiatan kuliah umum hari ini,” tambahnya.

Antusiasme terlihat dari kehadiran mahasiswa lintas program studi yang mengikuti kegiatan tersebut.

Materi yang dibahas berfokus pada tantangan perilaku Generasi Z, dengan perbandingan konteks Indonesia dan Amerika, baik dari sisi akademik maupun praktik di lapangan.

Tak hanya diskusi ilmiah, agenda juga dirangkai dengan penandatanganan Implementation of Agreement (IA) antara narasumber internasional dengan Program Studi Hubungan Internasional, Psikologi, dan Ilmu Komunikasi UIR.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi pintu masuk kolaborasi lanjutan di bidang pendidikan dan riset.

Melalui kegiatan ini, UIR menegaskan komitmennya membuka ruang dialog global bagi mahasiswa dan civitas akademika.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dari strategi internasionalisasi kampus, sekaligus memperluas wawasan generasi muda agar siap bersaing di tingkat dunia. (*)