Di Lokasi Kukerta, Dua Mahasiswa UNRI Meninggal Akibat Motor Masuk Jurang

Seorang mahasiswa bernama Ordrick Sirait meninggal di lokasi kejadian. Sementara, rekannya Muhammad Fadhli Adinata mengalami sesak nafas. Namun, saat dalam perjalanan menuju Pekanbaru, Fadhli juga mengembuskan nafas terakhir. 

Jul 9, 2023 - 21:33
Jul 10, 2023 - 00:21
 0
Di Lokasi Kukerta, Dua Mahasiswa UNRI Meninggal Akibat Motor Masuk Jurang
Keluarga dan rekan korban berdoa jelang keberangkatan satu dari dua jenazah korban kecelakaan di Rumah Sakit UNRI. (Foto/Tangkapan layar)

RIAUCERDAS.COMDua mahasiswa Universitas Riau (UNRI) meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal, Minggu (9/7/2023) siang. Keduanya meninggal saat berada di lokasi Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Desa Muara Selaya, Kecamatan Kampar Kiri dengan menggunakan sepeda motor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepedamotor yang kedua korban kendarai mengalami kerusakan rem. Alhasil, ketika di jalan menurun, laju sepeda motor tak bisa dihentikan dan kedua korban masuk jurang.

Seorang mahasiswa bernama Ordrick Sirait meninggal di lokasi kejadian. Sementara, rekannya Muhammad Fadhli Adinata mengalami sesak nafas. Namun, saat dalam perjalanan menuju Pekanbaru, Fadhli juga mengembuskan nafas terakhir. 

Jenazah kedua korban mahasiswa Fakultas Teknik ini sempat dibawa ke Rumah Sakit UNRI. Malam harinya, jenazah keduanya diserahkan ke pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka. 


Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau (LPPM-UNRI), Prof Dr Mubarak MSi tampak hadir di lokasi. 

Dalam rilis tertulisnya, Mubarak menyampaikan ucapan turut berduka dan belasungkawa  atas kecelakaan yang menimpa dua mahasiswa UNRI saat berangkat menuju lokasi Kukerta. 

"Kita turut berbelasungkawa atas kejadian kecelakaan yang dialami dua orang mahasiswa kita yang akan menuju lokasi Kukerta," ungkap Mubarak.

Menurut dia, ucapan belasungkawa itu disampaikan secara kelembagaan. Baik oleh jajaran pimpinan universitas, lembaga, serta sivitas akademika UNRI. Mubarak mendoakan, Muhammad Fadhli Adinata dan Ordrick Sirait mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. "Keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran,” ujar Mubarak. 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak. Terutama masyarakat yang pada saat di lokasi kejadian turut membantu mengevakuasi kedua korban. "Terima kasih kepada warga yang dengan sigap dan kerja keras memberikan bantuan kepada korban untuk segera dievakuasi," ujar Mubarak.

Selanjutnya, jenazah Muhammad Fadhli Adinata dan Ordrick Sirait akan dibawa oleh pihak keluarga menuju rumah duka. Dia menegaskan, seluruh proses pemulangan jenazah akan ditanggung pihak universitas. (rls)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Hendra Moderator, penulis