Cuaca Riau Didominasi Berawan, Pelalawan Jadi Penyumbang Hotspot Terbanyak di Sumatera
BMKG memprakirakan cuaca di Riau pada Senin (9/2/2026) didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah. Di tengah kondisi tersebut, Riau tercatat menjadi penyumbang hotspot terbanyak di Sumatera, dengan Kabupaten Pelalawan mendominasi jumlah titik panas.
RINGKASAN BERITA:
- Cuaca Riau berawan hingga kabur, hujan ringan berpotensi terjadi sejak pagi hingga dini hari.
- Riau menyumbang 80 hotspot di Sumatera, dengan Pelalawan menjadi daerah terbanyak.
- BMKG tetap mengingatkan potensi Karhutla, meski hujan ringan diprakirakan turun.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Senin (9/2/2026) umumnya berada pada kategori udara kabur hingga berawan.
Hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah sejak pagi hari hingga dini hari.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Ranti Kurniati, menjelaskan bahwa pada pagi hari hujan ringan diperkirakan turun di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Rokan Hilir, dengan kondisi cuaca kabur hingga cerah berawan.
Memasuki siang hari, cuaca cerah berawan hingga berawan masih mendominasi sebagian besar wilayah Riau.
Meski demikian, potensi hujan ringan masih dapat terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, serta Indragiri Hulu.
Pada sore hingga malam hari, hujan ringan diprakirakan berpeluang turun di Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kampar, dengan kondisi cuaca berawan.
Sementara pada dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di wilayah Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu.
BMKG memastikan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem di Riau pada hari ini.
Suhu udara berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 98 persen.
Angin bertiup dari arah utara hingga tenggara dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan rendah, yakni antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Namun, BMKG mengingatkan adanya potensi gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Dumai–Bengkalis.
Di sisi lain, BMKG mencatat masih tingginya jumlah titik panas di Provinsi Riau.
Hingga Senin (9/2/2026) pukul 07.00 WIB, Riau menyumbang 80 hotspot dari total 162 titik panas yang terpantau di Pulau Sumatera.
Sebaran hotspot di Riau didominasi Kabupaten Pelalawan dengan 54 titik panas.
Hotspot lainnya terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 10 titik, Kabupaten Siak 6 titik, Kota Dumai 5 titik, Kabupaten Bengkalis 4 titik, dan Kabupaten Rokan Hilir 1 titik.
Sementara itu, sebaran hotspot di wilayah Sumatera juga terpantau di Aceh dan Kepulauan Riau masing-masing 30 titik, Sumatera Barat 9 titik, Sumatera Utara 8 titik, Bangka Belitung 4 titik, serta Jambi 1 titik.
BMKG mengingatkan bahwa meskipun hujan ringan diprakirakan turun di sejumlah wilayah Riau, potensi kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai, terutama di daerah dengan konsentrasi hotspot tinggi seperti Kabupaten Pelalawan. (*)