Teaching Factory dan Job Fair SMK Muda Pekanbaru, Perkenalkan Alat Berstandar Industri

Ketika alat yang dimiliki sudah standar industri, maka pihak sekolah ingin menghadirkan langsung pelaku industri untuk memberi masukan dan membina siswa. Termasuk bekerjasama dengan sekolah dalam pemagangan siswa maupun untuk proses produksi.

Nov 23, 2023 - 15:08
 0
Teaching Factory dan Job Fair SMK Muda Pekanbaru, Perkenalkan Alat Berstandar Industri
Kepala Disnaker Riau menggunting pita tanda peresmian Studio Mudavisual saat acara Teaching Factory dan Job Fair di SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, Kamis (23/11/2023).

RIAUCERDAS.COM - Job Fair dan Teaching Factory di SMK Muhammadiyah 2 (Muda) Pekanbaru berlangsung meriah, Kamis (23/11/2023). Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Dr Gufron Amirullah M.Pd yang merupakan Wakil Sekretaris IV Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah. 

Sebelumnya, kegiatan dimeriahkan oleh sejumlah pertunjukan seni. Ada seni tari, musik dan sebagainya yang dibawakan oleh para siswa secara apik. Usai pembukaan acara, juga dilakukan pengguntingan pita Kreatif Studio Mudavisual yang ada di SMK itu oleh Kadisnaker Riau Imron Rosyadi.

Studio itu merupakan salah satu Teaching Factory yang ada di SMK Muda. Di samping itu, rombongan undangan juga melihat ruang produksi Desain Komunikasi Visual (Multimedia) serta beberapa fasilitas sekolah lainnya.

Usai acara pembukaan juga diadakan podcast bersama Dr Gufron, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Riau, Dr Arden Simeru, dan Kepala SMK Muda Pekanbaru, Paiman Sanen.

Kepala SMK Muda Pekanbaru, Paiman Sanen saat diwawancarai menyampaikan bahwa kegiatan Teaching Factory ini merupakan agenda rutin untuk memperkenalkan bahwa alat yang ada di sekolah itu sudah sesuai standar industri. 

"Alat-alat yang kita punya bukan lagi sekadar standar praktik. Jadi siswa bisa mengeksplorasi kemampuan sesuai dengan kondisi industri sesungguhnya," ujar Paiman. 

Ketika alat yang dimiliki sudah standar industri, maka pihak sekolah ingin menghadirkan langsung pelaku industri untuk memberi masukan dan membina siswa. Termasuk bekerjasama dengan sekolah dalam pemagangan siswa maupun untuk proses produksi.

Teaching Factory ini, tambahnya, melibatkan seluruh siswa semua jurusan. Misalnya, yang ada di front end dan menerima undangan melibatkan siswa jurusan Manajemen Perkantoran, akuntansi dan Layanan Bisnis. Kemudian, siswa Jurusan Bisnis Digital punya tugas lain menunjukkan kemampuan pemasaran digital atau e-commerce. Sementara dokumentasi melibatkan siswa Jurusan Desain Komunikasi Visual (Multimedia).

"Demikian pula siswa jurusan lainnya punya peran masing-masing. Sehingga, lewat kegiatan ini kemampuan mereka tereksplorasi," kata Kepsek. Di samping itu, pelaku industri yang hadir juga dapat menilai bagaimana siswa melakukan praktik yang telah sesuai standar industri. Paiman menambahkan, saat ini sudah 110 perusahaan yang bekerjasama dengan SMK Muda. 

Sementara, terkait Job Fair, Paiman menjelaskan bahwa ada 26 perusahaan yang ikut serta. Job Fair ini membuka 300 lowongan kerja dengan beragam bidang. Job Fair, tambahnya, terbuka untuk umum. Namun, tujuan utamanya yaitu memfasilitasi alumni SMK Muda agar terserap ke dunia usaha. 

"Tujuan Job Fair ini memang merupakan kewajiban pihak sekolah untuk mempermudah alumni mengakses tenaga kerja," kata Paiman. Dia menargetkan, dalam dua pelaksanaan Job Fair ada 700 peserta yang mengajukan lamarannya.

Sementara, Kabid SMK Disdik Riau, Dr Arden Simeru mengapresiasi pelaksanaan Factory Teaching dan Job Fair tersebut. "Ini merupakan program SMK yang menyandang status Pusat Keunggulan (PK). Di Riau, terangnya, saat ini ada 52 SMK yang sudah berstatus PK. Salah satunya SMK Muda Pekanbaru. 

Selain melakukan Teaching Factory, SMK PK salah satu programnya adalah menyelenggarakan job fair. Arden berharap, kedua program ini dimanfaatkan sebaik mungkin. 

"Misalnya, dalam Teaching Factory, pemasaran online atau digital marketing dimaksimalkan pelaksanaannya. Sehingga, produk atau jasa yang dihasilkan oleh pihak sekolah bisa diakses masyarakat luas. apalagi Teaching Factory di SMK Muda ini sudah berstandar industri," kata Arden.

Sementara, Wakil Sekretaris IV Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Dr Gufron Amirullah M.Pd mengapresiasi pelaksanaan Teaching Factory dan Job Fair ini. Ia menekankan besarnya kiprah persyarikatan Muhammadiyah di dunia pendidikan di Indonesia. Dimana, di bawah Dikdasmen saja ada ribuan sekolah, madrasah dan pesantren yang berdiri. (*)

 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow